| By kaka suminta,
on 21-11-2009 07:32
|
Views : 213 |
Favoured : 15 |
Published in : News, Berita Komunitas |
Purwakarta- Peneliti Cetro Hadar Nafis Gumay menyatakan kekhawatiranya terhadap masa depan demokrasi di Indonesia, jika hasil pemilu dinegasikan oleh proses politik yang sedang berlangsung. Sementara itu ancaman lain terhadap demokrasi bisa datang akibat penyelenggara pemilu yang dinilai banyak pihak bermasalah. Masyarakat sendiri menurutnya saat ini telah megalami kejenuhan terhadap semua proses yang terjadi. Demikian disampaikan Hadar dalam pemaparanya pada seminar yang diselenggarakan di Purwakarta Jumat(13/11).
Hadar mengakui bahwa ia lebih banyak berkonsentrasi pada kajian dan rekomendasi pemilu, dengan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pemilu saat ini serta beberapa rekomendasi untuk pemilu di masa mendatang. Salah satu yang mencuat ke permukaan menurutnya adalah masalah penyelenggara yang dinilai banyak pihak bermasalah, untuk itu perlu langkah-langkah yang harus segera diambil agar proses ini tidak berlarut-larut.
Last update: 02-01-2010 08:23
|
|
|