Catatan Pojok

Selamat Puasa

Selamat menunaikan ibadah puasa, semoga bulan suci ini membawa berkah dan mafiroh buat yang menjalankan ibadah puasa

Teroris di Subang

Polisi menyatakan bahwa pelaku teroris yang tertangkap di Subang adalah salah satu pimpinan pasca tertembaknya gmbong lama jaringan teroris di Indonesia

DUKUNGAN

Dukung Gerakan Menolak Gelar Pahlawan untuk Suharo, beri komentar Klik di sisi

Sekadar Info

Kami mengundang anda untuk berpartisipasi dengan mengirim email ke kaka@bengkelpena.com --Apapun kontribusi anda untuk menulis Indonesia lebih baik dan lebih bermakna

Kontak YM
Date2
World Time
NASA Image Of The Day
A Chameleon Sky
NASA Image Of The Day
The sands of time are running out for the central star of this the Hourglass Nebula. With its nuclear fuel exhausted, this brief, spectacular, closing phase of a sun-like star's life occurs as its outer layers are ejected and its core becomes a cooling, fading white dwarf. In 1995, astronomers used the Hubble Space Telescope to make a series of images of planetary nebulae, including the one above. Here, delicate rings of colorful glowing gas (nitrogen-red, hydrogen-green, and oxygen-blue) outline the tenuous walls of the 'hourglass.' The unprecedented sharpness of Hubble's images revealed surprising details of the nebula ejection process and may resolve the outstanding mystery of the variety of complex shapes and symmetries of planetary nebulae. Image Credit: NASA, WFPC2, HST, R. Sahai and J. Trauger (JPL)...
03 Sep 2010
800x6001024x768Large
Easy Twitter Status

Warning: curl_setopt() [function.curl-setopt]: Invalid curl configuration option in /home/bengke89/public_html/modules/mod_easy_twitter_status/mod_easy_twitter_status.php on line 33
Catatan Pojok

Selamat Puasa

Selamat menunaikan ibadah puasa, semoga bulan suci ini membawa berkah dan mafiroh buat yang menjalankan ibadah puasa

Teroris di Subang

Polisi menyatakan bahwa pelaku teroris yang tertangkap di Subang adalah salah satu pimpinan pasca tertembaknya gmbong lama jaringan teroris di Indonesia

DUKUNGAN

Dukung Gerakan Menolak Gelar Pahlawan untuk Suharo, beri komentar Klik di sisi

Sekadar Info

Kami mengundang anda untuk berpartisipasi dengan mengirim email ke kaka@bengkelpena.com --Apapun kontribusi anda untuk menulis Indonesia lebih baik dan lebih bermakna

Home Modul Cara Basi Basa-Basi DPR

Cara Basi Basa-Basi DPR

Dalam pemilihan calon Gubernur Bank Indonesia saat ini, pem,erintah nampak sangat percaya diri, hal ini tercermin dari pengajuan mantan Dirjen Pajak Darmin Nasution yang sekarang menjadi pejabat sementara BI, sebagai calon tunggal yang diajukan kepada DPR. Kepercayaan diri pemerintah dalam hal ini tentunya tidak dapat dilepaskan dari kayakinan politik presiden sendiri bahwa sang calon akan mulus diterima oleh parlemen. Sebuah kepercayaan diri yang tidak pada tempatnya dipertontonkan pemerintah sebagai simbol kuatnya dukungan parlemen kepada pemerintah.

 

Setidaknya ada tiga hal negatif yang melatarbelakangi pencalonan Darmin sebagai calon Gubernur BI ini, pertama bahwa kita semua ingat, selain Wapres Boediyono dan mantan Menkeu Sri Mulyani, dalam rekomandasi DPR dan kesimpulan pemeriksaan BPK atas kasus bail out Bank Century juga tercantum nama Darmin Nasution terlibat dalam mega skandal tadi. Kedua kita juga masih ingat bahwa dalam pemilihan Gubernur BI pernah muncul skandal treveler chek dalam pemilihan calon Gubernur BI. Muranda Gultom saat itu. Ketiga kita juga tidak bisa melupakan bahwa sebagai mantan orang nomor satu di Dirjen Pajak, setidaknya kasus Gayus mengganggu pikiran kita tentang sejauhmana para petinggi di Dirjen Pajak ikut bertanggungjawab.

Dengan pemaparan tersebut di atas kita ingin mengatakan bahwa jika fit and proper test dilakukan oleh DPR terhadap Darmin Nasution, maka terlalu banyak catatan untuk dapat meloloskanya sebagai Gubernur BI definitif. Salah satu yang akan menjadi catatan negatif tebal adalah tidak adanya pemotongan siklus kasus terutama di BI sendiri, di samping jika Darmin lolos, maka DPR dalam hal ini komisi XI telah meloloskan orang yang bermasalah. Tetapi inilah yang dapat kita saksikan, bahwa suara fraksi-fraksi, terutama fraksi yang tergabung dalam koalisi dengan pemerintah dengan jelas akan mendukung pemilihan Darmin Nasution sebagai Gubernur BI yang baru.

 

Kita juga mnelihat bahwa perdebatan yang ada tidak elpas dari basa basi, yang pada intinya hanya memberikan tontonan kepada publik sehingga namapak seolah-olah mereka bekerja dan melakukan tes kelayakan dan kepatutan, tetai sejatinya tak ada celah untuk mereka menolak calon tunggal yang diajukan presiden tadi. Basa-basi yang nampak dipaksaan adalah catatan atas pemilihan Darmin Nasution, dengan seolah-olah mememberi catatan dengan menyebutkan bahwa apabila status Darmin menjadi tersangka, maka ia harus mengundurkan diri.

 

Catatan seperti ini menjadi sebuah catatan yang mengaburkan permasalahan, karena secara umum, pejabat akan mundur atau diminta mundur sampai dinonaktifkan jika sudah ditetapkan sebagai terdakwa, contohnya saja kita menyaksikan bagaimana presiden mencopon Antasari Azhar sebagai ketua KPK begitu ia ditetapkan sebagai terdakwa dalam kasus pembunuhan yang cukup menghebohkan negeri ini. Jadi catatan DPR atas terplihnya Darmin adalah cara basa-basi yang sudah basi. Pada intinya DPR tak memiliki kemandirian yang cukup untuk dapat menilai secara objektif kalayakan dan kepatutan Darmin Nasution sebagai Gubernur BI.

 
ImageSlideShow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow